BeginiCara Kuras Radiator Mobil Sendiri di Rumah. SOLO, Merebaknya virus corona atau covid-19 masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah selama 14 hari. Jika pun terpaksa melakukan aktivitas di luar, sebaiknya untuk hal-hal yang sangat penting saja. Selama berada di rumah, tentunya ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan
BenelliMotobi 200 EVO Sepeda Motor [VIN 2020/ OTR Palu] merupakan sepeda motor dengan mesin 200cc, Fuel Injection lebih irit bahan bakar & ramah lingkungan. Suspensi belakang tipe tabung, membuat berkendara lebih nyaman dan stabil. Oil Cooler menjaga suhu mesin tetap stabil dan kualitas oli mesih tahan lama.
CaraMemasang Oil Cooler di Sepada Motor Dengan Benar : Kadang-kadang sangat banyak salah kaprah kepada menempatkan komponen oil cooler. Yang di maksud pada hal itu yakni
Danmenggunakan oil cooler sebagai pendingin oli, kemudian kembali ke dalam tangki Silinder ini untuk gerakan membalik dengan cara membuka valve atau karena gaya gravitasi atau juga kekuatan spring. Yaitu kerusakan oli yang disebabkan oleh pengaruh dari oli itu sendiri Diposting oleh Napilson Netta di 04.22 8 komentar. Label: Hydraulic
Oiya??.untuk membuat kipas oil cooler tidak harus dari kipas power supply computer. Kipas harddisk dan kipas processror juga bisa digunakan (Gambar 4). Hanya jumlahnya mesti disesuaikan dengan kebutuhan angin untuk mendinginkan oil cooler. Selamat mencoba. Pravira Notodisurjo S2W – 108
cerita rencana masa depan setelah lulus sma. Seperti yang kita tahu jika kendaraan kita memiliki sistem pendingin yang menjaga suhu pada kendaraan tidak terlalu panas sehingga menjadi overheat akan tetapi banyak yang tidak tahu jika ada beberapa komponen didinginkan oleh sebuah komponen bermana Oil Cooler. Nah, untuk itu pada ulasan kali ini kami akan memberikan kalian semua informasi yang perlu kalian tahu mengenai komponen yang jarang diperhatikan oleh banyak orang ini padahal perannya cukup penting bagi kendaraan kalian. Penasaran? Kalau begitu ikuti dan simak terus ulasan kami di bawah ini. Fungsi Dari Oil Cooler Sumber Gambar Pertama – tama mari kita bahas tentang fungsi dari Oil Cooler ini, jadi komponen yang satu ini tidak hanya dapat kalian temukan pada mobil akan tetapi dapat juga kalian temukan pada kendaraan motor dan sesuai dengan namanya komponen ini berfungsi untuk mendinginkan oli. Tentunya kita semua sudah tahu jika semua kendaraan memerlukan oli untuk melumasi kendaraan serta juga untuk mendinginkan mesin dengan menyerap panasnya mau itu mobil maupun motor. Dengan begitu oli akan memiliki suhu yang lebih tinggi setelah melumasi mesin dan disinilah Oil Cooler mulai bekerja yaitu untuk mendinginkan oli sehingga dapat kembali lagi digunakan untuk melumasi mesin kembali. Oli mesin yang sudah memiliki suhu lebih panas maka tingkat kekentalan atau Viskositasnya akan menurun yang artinya oli akan menjadi lebih cair menandakan kualitas menurun dan tidak akan bekerja optimal melumasi mesin. Untuk membuat oli dapat bekerja dengan optimal kembali maka oli yang cair tersebut akan masuk ke dalam oil cooler dan didinginkan kembali, panas dari oli akan dikembalikan ke udara atau pada cairan cooler sehingga Viskositasnya kembali normal. Dengan kata lain Oil Cooler ini sendiri menjaga kualitas oli sehingga bisa digunakan lebih lama dan ketika komponen ini rusak, maka oli akan lebih boros dan mesin cepat panas. Jenis Pendinginan Oil Cooler Oil Cooler ini sendiri terbagi menjadi dua macam, yaitu Oil Cooler Dengan Pendinginan Air Pada jenis ini proses pendinginan mengandalkan air atau cairan pendingin dan air tersebutlah yang akan bekerja untuk menyerap atau pelepasan panas dari oli sehingga oli dapat mendapatkan kembali kekentalannya atau Viskositasnya. Komponen Oil Cooler biasanya berada di sebuah tabung air pendingin yang membuat Oil cooler ini pun akan teredam dan diselimuti air pendingin yang akan menyerap panas. Tujuannya adalah supaya oli tidak bercampur dengan air pendingin dan bisa kembali ke Viskositas semula dengan lebih cepat dan dapat digunakan kembali untuk menyerap dari panas kendaraan kalian. Oil Cooler Dengan Pendinginan Udara Pada jenis yang kedua ini justru mengandalkan udara untuk menyerap panas dari oli dan panas akan dilepaskan langsung ke udara melalui sebuah komponen pendinginnya yang berbentuk mirip radiator. Terdapat sirip-sirip udara serta core yang berfungsi sebagai tempat mengalirnya oli ketika proses pendinginan bekerja dan melalui komponen inilah fungsi Oil Cooler bisa bekerja dengan optimal. Dan membuat oli untuk mendapatkan kembali kekentalannya atau Viskositasnya dengan lebih cepat sehingga oli itu sendiri dapat digunakan kembali untuk menyerap panas yang dihasilkan oleh kendaraan kalian. Cara Merawat Oil Cooler Jika kalian sudah tahu fungsi dari Oil Cooler maka sudah saatnya kalian merawat komponen ini dengan baik agar dapat bekerja secara optimal dan untuk membantu kalian akan kami berikan beberapa tips cara merawat Oil Cooler ini. Bersihkan Dan Ganti Filter Oli Secara Rutin Secara mendasar kedua komponen ini sebenarnya tidak berhubungan hanya saja jika filter oli kotor karena tidak kalian bersihkan dan ganti secara rutin maka kotoran yang ada di filter oli ini akan kembali lagi ke oli. Nah, kotoran inilah kemudian yang akan menghambat Oil Cooler bekerja secara maksimal yang membuat proses pendinginan oli juga menjadi lebih lama sehingga oli juga tidak akan bekerja secara maksimal. Membersihkan Oil Cooler Sumber Gambar Komponen Oil Cooler ini juga harus kalian bersihkan secara berkala jika kalian ingin mendapatkan hasil yang optimal untuk kendaraan kalian, bagian saluran dan tabung perlu dibersihkan sehingga kotoran yang biasanya terbawa oleh oli tidak mengendap di dalam tabung oil cooler. Mengganti Oli Secara Rutin Setiap oli memiliki masa pakai, meskipun sudah didinginkan namun jika kualitasnya telah menurun maka oil cooler tidak bisa mengembalikan viskositasnya serta oli yang kualitasnya buruk juga memiliki gumpalan yang bisa menyumbat jalur oil cooler.
Tambah oil cooler bikin bantu mendinginkan mesin – Tokoh dengan sistem penyejuk udara belaka sudah pakai oil cooler juga tak lepas berusul masalah, keseleo suatu yang sering ditemui yakni gejala angin bawah tangan. Ini berharga cak semau angin udara yang masuk ke dalam oil cooler nan harusnya dialiri oleh oli saja. Angin palsu yang terjebak di oil cooler biasanya terjadi akibat pompa oli di mesin sudah bekerja tidak maksimal. Makanya, hal itu dapat membuat suka-suka angin yang masuk dalam sistem oil cooler. Baca Kembali Perhatikan Kondisi Sokbreker, Selain Oli Rembes Ini Ciri-ciri Sokbreker Bersoal Efeknya jelas, karena sirkulasi oli yang tidak lancar lagi berakibat sistem pendinginan mesin yang bintang sartan kurang optimal. Untuk mengamankan gejala angin liar ini senyatanya sederhana dan enggak perlu sebatas turun mesin, cukup kuras perputaran oli dari oil cooler hanya. Terimalah, gerendel yang digunakan ini juga bisa dilakukan cak bagi kalian nan berniat menguras arus oli yang berlambak di oil cooler. “Caranya gampang, renggut cermin di mesin Suzuki Satria F-150 yang sudah gunakan sistem pendingin oil cooler,” buka Delon, pemilik serempak mekanik berusul bengkel Berau Jaya Motor BMJ beberapa musim adv amat. Mari simak caranya! Buka baut 10 di jalur oli yang berlambak di head silinder Source
Membuat Oil Cooler DIY dalam 10 LangkahKeuntungan Membuat Oil Cooler DIYPerlengkapan dan Bahan yang DibutuhkanLangkah 1 Membuat Rak untuk Heat Sink dan FanLangkah 2 Membuat Lubang pada Heat SinkLangkah 3 Memasang Fan pada Heat SinkLangkah 4 Memasang Pompa Air pada Heat SinkLangkah 5 Memasang Rak pada KendaraanLangkah 6 Memasang Selang Empul pada Pipa Stainless SteelLangkah 7 Memasang Selang pada Mesin KendaraanLangkah 8 Mengisi Oli Mesin dengan Jumlah yang SesuaiKesimpulanCara Membuat Oil Cooler DIY dalam 10 LangkahShare thisRelated posts Masalah panas mesin sering membuat pengendara risau, terutama jika berkendara di daerah yang beriklim tropis. Namun, jangan khawatir karena ada solusi yaitu membuat oil cooler DIY dalam 10 langkah. Apakah Anda tertarik? Beberapa perlengkapan dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat oil cooler sendiri adalah selang empul, pipa stainless steel, klem selang, heat sink, fan, dan juga pompa air. Semua perlengkapan ini mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang sangat terjangkau. Langkah pertama adalah membuat rak untuk menempatkan heat sink dan fan. Setelah itu, buat lubang-lubang pada heat sink untuk meletakkan pipa stainless steel sebagai tempat aliran oli mesin. Jangan lupa juga memasang kabel DC ke fan agar dapat dihidupkan secara otomatis. Setelah langkah awal sudah selesai, saatnya memasang pompa air dan fan ke heat sink. Pastikan semua kabel terhubung dengan baik dan aman dari kerusakan atau bahaya korsleting listrik. Selanjutnya, rak heat sink serta pompa air dan fan dimasang pada bagian belakang radiator atau bisa dipasang langsung di depan bumper. Jangan lupa menambahkan selang empul pada pipa stainless steel, kemudian mengikat menggunakan klem selang. Gunakan selang empul yang tahan panas agar tidak mudah pecah atau rusak. Setelah itu, pasang selang tersebut pada blok mesin mobil atau motor. Terakhir, setelah semua bagian dipasang dengan benar, isi oli mesin dengan jumlah yang sesuai dan pastikan telah berada di suhu operasional sebelum dicoba. Tidak sulit bukan membuat oil cooler sendiri? Selamat mencoba! “Cara Membuat Oil Cooler Sendiri” ~ bbaz Keuntungan Membuat Oil Cooler DIY Panas mesin sering menjadi masalah bagi pengendara, terutama jika berkendara di daerah yang beriklim tropis. Masalah ini bisa menjadi fatal jika tidak segera ditangani dengan baik. Salah satu solusinya adalah dengan membuat oil cooler DIY. Selain dapat menghemat biaya, keuntungan lainnya adalah kita dapat memodifikasi sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan kita. Perlengkapan dan Bahan yang Dibutuhkan Untuk membuat oil cooler DIY, beberapa perlengkapan dan bahan yang harus disiapkan adalah selang empul, pipa stainless steel, klem selang, heat sink, fan, dan pompa air. Semua bahan ini mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau. Langkah 1 Membuat Rak untuk Heat Sink dan Fan Langkah pertama dalam membuat oil cooler DIY adalah membuat rak untuk menempatkan heat sink dan fan. Rak ini dapat dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti kayu atau besi. Pastikan rak dapat menahan beban heat sink dan fan dengan aman. Langkah 2 Membuat Lubang pada Heat Sink Setelah rak selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat lubang pada heat sink untuk meletakkan pipa stainless steel sebagai tempat aliran oli mesin. Pastikan lubang yang dibuat sesuai dengan ukuran pipa stainless steel yang akan digunakan. Langkah 3 Memasang Fan pada Heat Sink Setelah lubang pada heat sink selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah memasang fan. Pastikan fan terpasang dengan kuat dan kabel DC terhubung dengan baik agar dapat dihidupkan secara otomatis. Langkah 4 Memasang Pompa Air pada Heat Sink Setelah fan terpasang, langkah selanjutnya adalah memasang pompa air pada heat sink. Pastikan semua kabel terhubung dengan baik dan aman dari kerusakan atau bahaya korsleting listrik. Langkah 5 Memasang Rak pada Kendaraan Setelah semua bagian terpasang, langkah selanjutnya adalah memasang rak heat sink serta pompa air dan fan pada kendaraan. Rak ini biasanya dipasang pada bagian belakang radiator atau bisa juga langsung di depan bumper kendaraan. Langkah 6 Memasang Selang Empul pada Pipa Stainless Steel Setelah rak dipasang, langkah selanjutnya adalah memasang selang empul pada pipa stainless steel, kemudian mengikat menggunakan klem selang. Pastikan selang empul yang dipilih tahan panas agar tidak mudah pecah atau rusak. Langkah 7 Memasang Selang pada Mesin Kendaraan Selang yang sudah dipasang pada pipa stainless steel, selanjutnya harus dipasang pada blok mesin mobil atau motor. Langkah 8 Mengisi Oli Mesin dengan Jumlah yang Sesuai Terakhir, setelah semua bagian dipasang dengan benar, langkah terakhir adalah mengisi oli mesin dengan jumlah yang sesuai. Pastikan oli telah berada di suhu operasional sebelum dicoba. Kesimpulan Membuat oil cooler DIY dalam 10 langkah tidak sulit. Kita hanya membutuhkan bahan dan perlengkapan sederhana. Namun, sebelum memulai proses pembuatan, pastikan kita sudah memahami cara kerja oil cooler agar proses pembuatan berjalan dengan lancar. Semoga artikel ini dapat membantu anda untuk membuat oil cooler DIY dan mengatasi masalah panas mesin pada kendaraan anda. Keuntungan Membuat Oil Cooler DIY Risiko Kerusakan Mesin Kelebihan 1. Menghemat biaya2. Dapat disesuaikan dengan kebutuhan mesin kendaraan 1. Kesalahan dalam pemasangan dapat menyebabkan kerusakan mesin2. Tidak cocok untuk semua jenis kendaraan Kekurangan Memerlukan waktu dan tenaga ekstra dalam pembuatan Cara Membuat Oil Cooler DIY dalam 10 Langkah Dear Sobat Pembaca,Itulah tadi langkah-langkah Cara Membuat Oil Cooler DIY dalam 10 Langkah yang dapat kamu coba sendiri di rumah. Dengan mengikuti panduan tersebut, kamu bisa menghemat biaya serta lebih mengenal bagian mesin mobil perlu diperhatikan bahwa kegiatan modifikasi kendaraan haruslah dilakukan dengan hati-hati dan oleh orang yang ahli dalam bidangnya. Pastikan juga selalu melakukan perawatan dan pemeriksaan berkala pada kendaraan kamu untuk menghindari kerusakan yang tidak kasih telah membaca artikel ini. Yuk, jangan lewatkan lagi artikel-artikel seru lainnya hanya di blog kami! Beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan tentang cara membuat oil cooler DIY dalam 10 langkah adalah Apa itu oil cooler? Oil cooler adalah sebuah alat yang digunakan untuk mendinginkan oli pada mesin kendaraan. Hal ini penting karena suhu yang tinggi dapat menyebabkan penurunan kualitas oli dan memperpendek masa pakai mesin kendaraan. Apa bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat oil cooler DIY? Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain pipa tembaga, selang karet, klem selang, radiator, pompa air, dan bracket. Bagaimana cara membuat oil cooler DIY? Berikut adalah langkah-langkah cara membuat oil cooler DIY Buat bracket dari bahan besi atau alumunium untuk menempelkan radiator dan pompa air Hubungkan pipa tembaga dengan radiator menggunakan selang karet dan klem selang Pasang pompa air pada bracket dan hubungkan dengan pipa tembaga Pasang selang karet pada ujung pipa tembaga dan hubungkan dengan mesin kendaraan Isi sistem dengan air hingga penuh Nyalakan mesin kendaraan dan biarkan selama beberapa menit hingga air mengalir dengan lancar Matikan mesin kendaraan dan periksa apakah ada kebocoran pada sistem Jika tidak ada kebocoran, isi sistem dengan oli hingga penuh Nyalakan kembali mesin kendaraan dan pastikan oil cooler berfungsi dengan baik Periksa secara berkala untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada oil cooler Apakah sulit membuat oil cooler DIY? Tidak terlalu sulit, namun membutuhkan sedikit pengetahuan teknis dan keahlian dalam penggunaan alat-alat pemotong dan pengelas. Selain itu, juga membutuhkan waktu dan kesabaran dalam proses pembuatan. Apakah oil cooler DIY lebih murah daripada membeli yang sudah jadi? Tergantung pada jenis dan ukuran oil cooler yang dibeli. Namun, dalam beberapa kasus, membuat oil cooler DIY dapat lebih ekonomis karena bahan-bahan yang digunakan bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan.
Oil Cooler Pada Sepeda Motor – Untuk berkenaan ini bagi anda pecinta di dunia otomotif, lebih-lebih di roda dua layaknya sepeda motor, di di dalam laksanakan perawatan ialah tidak benar satu berkenaan yang kudu agar motor anda di di dalam kondisi baik dan performanya selalu terjaga dan termasuk tentunya dapat awet. Dengan begitu motor anda dapat selalu safe kala di bawa perjalanan jarak jauh. Oil Cooler Pada Sepeda MotorCara Memasang Oil Cooler Pada Sepeda Motor Akan namun bagi anda yang suka berpergian jarak jauh dan seringkali motor anda mengalami keluhan layaknya mudah panas, padahal anda sudah kerap laksanakan perawatan pada sepeda motor ke sayangan anda. Nah untuk mengatasi rintangan seterusnya maka kerap kali mengfungsikan komponen tambahan yang disebut bersama dengan Oil Cooler, namun kadang kala pada pemasangan komponen olil cooler selalu kerap jadi kekeliruan dan hasilnya pun dapat berdampak buruk pada kondisi mesin motor yang anda sayangi. Oleh sebab itu kali ini kita dapat beri tambahan beberapa informasi bagaimana langkah mamasang oil cooler di sepda motor anda bersama dengan benar, nah bagi anda yang penasaran anda dapat lihat ulasan atau gambaran di bawah ini. Cara Memasang Oil Cooler Pada Sepeda Motor Dalam tentang ini kadang saat banyak sekali tidak benar kaprah untuk memasang komponen oil cooler, yang di maksud pada tentang selanjutnya yakni jalur oil yang telah di potong masuk menuju pendingin oil maka dibikin bercabang. Nah tentang selanjutnya dapat mengakibatkan aliran pelumas menuju tubuh mesin tambah tidak maksimal kinerjanya. Dan kebanyakan termasuk yang gunakan oil cooler di baut pararel dan tentang selanjutnya terlampau tidak benar besar. Maksud di pararel selanjutnya pada aliran arus pelumas berasal dari pompa di bagi jadi dua, yang pertama menuju ke silinder head dan satunya kembali menuju ke oil cooler dan diteruskan ke bak filter. Dengan begitu aliran oil yang menuju mesin tidak banyak dan mengakibatkan pelumasan jadi tidak memadai maksimal dan mengakibatkan mesin sepeda motor anda pun tambah jadi cepat aus pada komponen lainnya. Nah biar tidak tidak benar didalam pemasangan oil cooler terhadap sepeda motor yaitu caranya di bikin seri, terhadap aliran pelumas dari pompa oil masuk semua menuju oil cooler, nah dari situ didinginkan dan diteruskan menuju mesin, otomatis pelumasan dapat menjadi maksimal dan mesin motor kamu menjadi tambah awet dan tahan panas. Dan untuk paham cost pemasangan pelumasan oil cooler terhadap sepeda motor yang paling disayangi kamu tidak terlalu mahal, kamu lumayan menyiapkan dana lebih tidak cukup Rp 400 ribu saja. Demikianlah pembahasan mengenai Oil Cooler Pada Sepeda Motor semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂
Cara Membuat Oil Cooler Sendiri. Maka alangkah baiknya anda bisa memasangnya sendiri agar lebih hemat, demikian informasi yang dapat disampaikan semoga bermanfaat, terimakasih sudah mengunjugi . Caranya pasang oil cooler seperti dilakukan dede anwari dari dd engine modified di jl. Caranya pasang oil cooler seperti dilakukan dede anwari dari dd engine modified di jl. Maka alangkah baiknya anda bisa memasangnya sendiri agar lebih hemat, demikian informasi yang dapat disampaikan semoga bermanfaat, terimakasih sudah mengunjugi . Maka alangkah baiknya anda bisa memasangnya sendiri agar lebih hemat, demikian informasi yang dapat disampaikan semoga bermanfaat, terimakasih sudah mengunjugi . Maka alangkah baiknya anda bisa memasangnya sendiri agar lebih hemat, demikian informasi yang dapat disampaikan semoga bermanfaat, terimakasih sudah mengunjugi . Caranya pasang oil cooler seperti dilakukan dede anwari dari dd engine modified di jl. Cara membuat OIL CATCH TANK sendiri hanya dgn Rp Oil Catch Tank itu apa seh?Itu adalah alat untuk menampungyg biasanya langsung di sedot oleh intake manifold, jadi dgn ada nya alat ini, mesin tentunya lebih bersih tidak tercampur dgn tutup panci air yg basah karena uap air ketika kita masak juga oli tapi gue juga ga tau kenapa semua mobil di buat sedemikian rupa mesinnya untuk menyedot uap oli sendiri sampai akhirnya di ciptakan lah namanya Oil Catch Tank dgn berbagai merek perusahaan seperti Greedy Cusco dkk...Harga nya? berfariasi...berkisar Rp - merek dan designmungkin juga tergantung bahan...bentuknya sudah tentu bagus u/ di ruang kap mesin di buka, "Wesss... Recing booooo....""Tapi harga nya mahal..."Jgn berkecil hati...asal dulu lu pada lulus pelajaran SD yg namanya Prakarya...Hanya dgnaja lu pada bisa buat koqPertamasiapin Gelas plastik tahan air panas / mendidih, cari di carefour Rp Air Duck Compressor cari di Ace Hardware RP TigaSeperti yg gue bilang kudu lulus Prakarya dulu setidaknya anda bisa bolongin seperti deh....langkah selanjutnya ya tinggal cari selang aja, semeter paling brapa duit lahjadi kurang lebih ya lu hanya perlu Rp ajaselamat mencoba...bagi yg berkenan jgn lupa Cendol nya yah... ^.^. Spoiler for Pemasangan di Innova ane . Agar Yamaha Mio Enggak Gerah Lagi, Yuk Pasang Oil Cooler Makanya pada motor berpendingin udara, ada beberapa produk yang diberi tambahan oil cooler oleh pabrikannya guna mengantisipasi mesin cepat kegerahan. Contohnya kayak di Suzuki Satria dari sononya gak dikasih fitur oil cooler, sebenarnya enggak masalah. Tapi kalau sudah di-upgrade atau dikorek, tak ada salahnya mengaplikasi peranti ini biar suhu dapur pacu selalu terjaga. Nah, buat pembesut Yamaha Mio yang mesinnya sudah diup-grade seperti itu, sok bila ingin memasang peranti pendingin oli alias oil cooler. Toh, produk aftermarketnya udah cukup banyak di merek Cool asal Thailand yang bisa ditebus seharga Rp 350 ribu. Tinggal pasang,” bilang Johanes Hanafi, bos X-16 yang gerainya kini pindah di kawasan Ruko Lima Permai Jl. Beres deh!Tapi ingat, jika sudah mengaplikasi oil cooler ini, jangan lupa menambah volume oli sekitar 200 ml. Bikin Pengaman Oil Cooler, Murah dan Simpel Tahu dong kalau oil cooler yang ada di motor harganya lumayan mahal. Perlu dirawat dan dijaga agar kemampuanya tetap optimal. Namun cara merawat kawat kisi-kisi enggak cukup dengan sering membersihkannya dari kotoran. Dan enggak perlu mahal, tapi cukup di Suzuki Satria F-150 milik Eko Purnomo. Sejak dapat info kalau harga oil cooler menguras isi kontong pelajar, siswa SMU swasta di Jakarta Selatan itu lebih dini mengamankan komponen vital pendingin mesin.“Bagian depan lembar kisi-kisi di oil cooler dilindungi lagi pakai kawat kasa bermaterial aluminium. Juga mengamankan bila ada benda padat mengarah ke oil cooler,” wanti warga Jl. Joe, Srengseng Sawah, Jakarta sederhana pun dilakukan Eko, lantaran proses pasang kawat kasa aluminium di oil cooler terbilang ringkas juga sederhana. Pasalnya kawat kasa lebih dulu diukur sesuai lebar dan tinggi penampang oil cooler yang mau dikasih pengaman. Lalu kawat tersebut dipotong mengunakan potongan kawat kasa dililitkan pada oil cooler, dimulai dari sisi kanan ke kiri sampai rata dan tertutup semua. “Nah, agar lilitan kawat enggak jatuh, diikat saja pakai cable tie pengikat kabel ke masing-masing penampang,” pakai pengikat kabel mudah pasang dan melepasnya. Pakai Motor dengan Oil Cooler? Hati-hati dengan Gejala Angin Palsu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya - Motor dengan sistem pendingin udara namun sudah pakai oil cooler juga enggak lepas dari masalah, salah satu yang kerap ditemui adalah gejala angin palsu. Ini berarti ada angin udara yang masuk ke dalam oil cooler yang harusnya dialiri oleh oli saja. Angin palsu yang terjebak di oil cooler biasanya terjadi akibat pompa oli di mesin sudah bekerja tidak maksimal. Makanya, hal itu bisa membuat ada angin yang masuk dalam sistem oil cooler. Efeknya jelas, karena sirkulasi oli yang tidak lancar juga berakibat sistem pendinginan mesin yang jadi kurang optimal. Untuk mengatasi gejala angin palsu ini sebenarnya sederhana dan enggak perlu sampai turun mesin, cukup kuras aliran oli dari oil cooler saja. Nah, trik yang digunakan ini juga bisa dilakukan buat kalian yang berniat menguras aliran oli yang berada di oil cooler. "Caranya gampang, ambil contoh di mesin Suzuki Satria F-150 yang sudah gunakan sistem pendingin oil cooler," buka Delon, pemilik sekaligus mekanik dari bengkel Berau Jaya Motor BMJ beberapa waktu lalu. Cara Memasang Oil Cooler Di Yamaha Scorpio Agus Irwanto. Anak ganteng asal Gunungkidul. Saya senang menulis dan mempelajari hal baru, serta pencari dollar sebagai publisher Adsense.
cara membuat oil cooler sendiri