Sehinggakita harus yakin bahwa Allah akan selalu mengawasi kita di mana saja kita berada. (Luqman berkata) : "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui" (QS. Terkaitperbuatan baik untuk orang lain yang manfaatnya akan kembali kepada diri kita sendiri ini, ada cukup banyak hadis Nabi saw. yang bisa kita jadikan pedoman. Salah satunya, Kalau setiap habis salat lima waktu kita mendoakan mereka, berapa kebaikan yang kita peroleh? Baca juga: Perhatikan Adab Berdoa Ini Agar Doa Terkabul. Hormonendorphin yang dihasilkan oleh tubuh saat berolahraga, mampu membuat kita bahagia dan menghilangkan rasa cemas. Selain itu, olahraga juga membantu kita memperkuat sistem imun tubuh dan tetap prima sepanjang hari. 5. Mengikuti Kampanye Positif Melalui Media Sosial Sesungguhnyaapapun yang kita lakuakn di dunia ini akan kembali kepada diri kita sendiri. Ketika kita melakukan hal yang buruk, maka sudah dapat dipastikan bahwa keburukan itu akan kembali kepada diri kita sendiri. Sebaliknya, jika kita melakukan hal-hal yang baik, maka kebaikan itu akan berimbas kepada diri kita sendiri pula. Ketikakita berbuat kebaikan secara tulus, maka kebaikan itu akan kembali lagi kepada kita dari jalan yang tidak diduga-duga. Pada video tersebut terlihat bagaimana orang dengan senang hati dan tanpa pamrih membantu orang yang terkena musibah atau sedang kesusahan. Bagaimana kebaikan itu terus "menular" dan menjadi rantai dari satu orang kepada cerita rencana masa depan setelah lulus sma. Oleh NUR FARIDAHOLEH NUR FARIDAH Manusia bukan makhluk super dan sempurna yang bisa segala-galanya. Kesempurnaan hanya milik Allah. Sering kali kita tidak tahu apa yang ada di balik peristiwa yang kita alami dalam kehidupan, terutama yang kita anggap atau rasa buruk dan menyakitkan. Allah menegaskan bahwa segala yang terjadi pada diri manusia sesungguhnya adalah ulah manusia itu sendiri. Allah berfirman, “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.” QS asy-Syura [42] 30. Allah bukan Tuhan yang jahat dan tidak akan menjahati atau menzalimi manusia. Manusia itu sendiri yang menjahati atau menzalimi diri sendiri. Hal ini ditegaskan Allah, “Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang menzalimi dirinya sendiri.” QS Yunus [10] 44. Oleh karena itu, ketika kita ditimpa hal-hal yang kita anggap buruk, kita tak perlu langsung menyalahkan siapa pun atau hal-hal di luar kita. Kita mesti segera melihat ke dalam diri kita sendiri, mengingat-ingat apa yang telah kita lakukan di waktu sebelumnya. Barangkali ada keburukan yang kita lakukan, baik kita sadari maupun tidak. Bisa jadi apa yang kita alami saat ini adalah imbas atau hukuman balik sesuai dengan sunatullah yang kita terima. Allah berfirman, “Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri.” QS al-Isra’ [17] 7. Artinya, kebaikan yang kita lakukan efek baiknya akan kembali kepada kita. Begitu pun sebaliknya, keburukan yang kita lakukan efek buruknya juga akan kembali kepada kita sendiri. Di ayat lain, “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula.” QS ar-Rahman [55] 60. Dalam kitab Tafsir al-Jalalain karya Imam Jalaluddin as-Suyuthi dan Jalaluddin al-Mahalli disebutkan, Allah menegaskan bahwa jika kita berbuat baik dengan mengerjakan ketaatan kepada Allah, berarti kita telah berbuat baik bagi diri kalian sendiri karena sesungguhnya pahala kebaikan itu untuk diri kita sendiri. Sebaliknya, jika kita berbuat jahat dengan menimbulkan kerusakan, kejahatan itu akan berbalik kepada diri kita sendiri sebagai pembalasan atas kejahatan kita sebelumnya. Kebaikan hanya bisa didapatkan dengan kebaikan. Makin banyak kita berbuat baik, makin banyak pula kebaikan yang kita dapatkan. Begitulah sunatullah atau hukum yang telah ditetapkan Allah bagi makhluk-Nya. Kebaikan yang balasannya tak hanya di dunia secara langsung, yang bisa jadi dalam bentuk lain, tetapi juga tidak langsung, yakni disimpan atau menjadi investasi di akhirat yang jauh lebih banyak dan besar karena Allah Maha Pemurah dan Mahakaya. Oleh karena itu, Rasulullah melarang kita dari meremehkan kebaikan, sekecil apa pun itu, atau sesederhana apa pun bentuknya, “Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun walau hanya berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum. Amal tersebut adalah bagian dari kebajikan.” HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi. Kita tidak akan tahu balasan kebaikan apa yang akan kita dapatkan ketika kita berbuat baik. Kita hanya perlu memperbanyaknya. Wallahu a’lam. Votre retour est toujours apprécié. Your feedback is always appreciated. Ceci se fait habituellement gratuitement, mais une [...] intervention de votre part dans les coûts de retour est appréciée. This is usually free of charge but return postage is always appreciated. Votre appui aux familles de vos collègues, en ce temps de crise, est apprécié et ne sera pas oublié », devait [...]déclarer pour sa part l'ambassadeur Cellucci. Your support toward your colleagues' families, in this time of need, is appreciated and will not be forgotten" [...]said Ambassador Cellucci. Si votre organisme reçoit une subvention de la Fondation communautaire d'Ottawa, tout témoignage de reconnaissance publique sera apprécié. If your organization receives a grant from the Community Foundation of Ottawa, we appreciate public recognition wherever possible. Votre choix de manufacturier sera apprécié et approuvé de tous. Everybody will appreciate your choice of supplier. L'impôt sera alors exigible lors de [...] la vente réelle du bien, ou la garantie retournée si la disposition réputée est dénouée lors de votre retour au Canada. The tax will then be due when [...] the property is actually sold, or the security is returned if the deemed disposition is unwound when you return to Canada. Le retour à votre poids antérieur se fera progressivement et sera facilité par [...]une alimentation équilibrée et par une activité [...]physique quotidienne en douceur mois après mois. Getting your figure back will happen gradually and will be made easier by a balanced [...]diet and gentle daily exercise, month by month. Décorez les tables et [...] choisissez un menu qui sera apprécié et adapté à cet [...]événement. Decorate the tables and choose [...] a menu that will be tastefully appropriate for [...]this event. Puis vers votre Seigneur sera votre retour et Il vous informera [...]de ce en quoi vous divergez. He will tell you the truth of the things wherein ye disputed. Votre professionnalisme en cette matière sera apprécié de votre clientèle et vous serez les premiers à en profiter. Your professionalism in this area will be appreciated by your clientele and the benefits will be yours to reap. Savoir exactement sur quels critères et selon [...] quelles normes il sera To be aware of the criteria and standards on which his or [...] her evaluation will be De plus, à la demande générale, l'ensemble de percussions [...] japonais Arashi Daiko, fort apprécié l'an dernier, sera de retour. Also, by popular demand, Japanese percussion ensemble Arashi [...] Daiko, which was very well received last year, will be back. On marche avec précaution sur la glace puis on glisse, on se précipite [...] en gesticulant, on tombe [...] plusieurs fois; retour bref mais apprécié du vent d'été; les vents d'hiver [...]reviennent, plus féroces [...]que jamais, offrant malgré tout des joies spéciales pour cette période de l'année. Walking cautiously on the ice, then running [...] recklessly and falling repeatedly; [...] a brief, welcome return of the summer wind; ferocious raging winter [...]winds resume with a vengeance, [...]offering a unique entertainment for the time of year. C'est à Allah que sera votre retour; et Il est Omnipotent. To Allah is your return, and He hath power over [...]all things. Ensuite, c'est vers Nous que sera votre retour, et Nous vous rappellerons alors ce que vous faisiez. O mankind! your insolence is against your own souls,- an enjoyment of the life of the present in the end, to Us is your return, and We shall show [...]you the truth of all that ye did. Les membres [...] du Bureau ont été impressionnés par l'engagement et le dévouement du personnel de l'UNICEF au Kenya et ont particulièrement apprécié le retour d'informations [...]et les questions posées [...]par le représentant de l'association du personnel. The Bureau was particularly impressed by the commitment and dedication of UNICEF staff in Kenya, and was especially appreciative of the feedback and questions [...]put forward by the representative of the Staff Association. Les conducteurs associés au développement et aux essais sur le terrain [...] ont beaucoup apprécié le retour d'expérience [...]du Scania Driver Support, qui leur permet [...]de maintenir à niveau et d'enrichir leurs compétences ainsi que de mettre à l'épreuve leur style de conduite quotidien. The drivers involved during development and in [...] the field tests have [...] been positive to the feedback from Scania Driver [...]Support, using it to maintain and refine their skills, [...]as well as to challenge their own day-to-day driving style. Bon jour à Pigeon [...] Mark pour les 2 jours [...] que nous passâmes à votre lieu de tournage Barry Chew et moi-même Ray Bentham apprécié et sera de retour, voici quelques photos [...]je pense que nous avons [...]tourné 165 pigeons et quelques soins Ray. Good days out pigeon Mark for [...] the 2 days we spent at your place shooting Barry Chew and myself Ray Bentham enjoyed it and will be back ,here are some photos [...]i think we shot 165 pigeons [...]and a few care Ray. J'ai apprécié votre intervention parce que je trouve qu'il est grand temps que [...]nous disposions au sein des institutions [...]européennes de moyens concrets pour améliorer la place des femmes en politique. I appreciate your courage because I think that it is high time that we in the [...]European institutions started to offer concrete [...]instruments to help put more women on the political agenda. Le contenu de ces accords doit être [...] négocié par chaque État membre et sera apprécié par la Commission lors de la notification [...]des projets d'aides. The substance of the agreements [...] must be negotiated by each Member [...] State and will be assessed by the Commission when the aid projects are notified to it. En fait, cet ouvrage sera apprécié par tous ceux [...]qui s'intéressent aux arbres, que ce soit à titre professionnel ou privé. In fact the target group covers everyone with an interest in [...] trees, whether the interest is professional [...]or by way of a hobby. Ceci sera apprécié pour les États [...]dont les lois offrent déjà une protection efficace aux inventions dans le domaine de la biotechnologie. This is to be welcomed for states [...]the laws of which already offer an effective protection of biotechnological inventions. Nous avons [...] aussi hautement apprécié votre collaboration au [...]sein du Conseil canadien des Églises et dans d'autres associations ½cuméniques. We have also greatly valued collaboration with [...]you in the Canadian Council of Churches, and in various other ecumenical ventures. L'absence de roulis en [...] navigation ou au mouillage sera apprécié par tous et permettra [...]des repas et des moments de détente, à toute heure. The absence of roll in navigation [...] or in mooring will be appreciated by all the crew and [...]will allow meals and relax time at any time. Votre nouveau poêle Handöl est doté d'un design intemporel qui sera apprécié pendant toute sa longue durée de vie. As the new owner of a Handöl stove you have secured a product with timeless design and long service life. C'est une jouissance temporaire de la vie présente. Ensuite, [...] c'est vers Nous que sera votre retour, et Nous vous rappellerons [...]alors ce que vous faisiez. O mankind! your insolence is against your own souls,- an [...] enjoyment of the life of the present [...] in the end, to Us is your return, and We shall show you [...]the truth of all that ye did. Ces caractéristiques positives existent bien entendu sur tous les continents, et l'Europe les a pris comme modèles, mais le mélange européen spécifique composé d'amour de la liberté, de lutte pour la vérité et [...] d'effervescence créative [...] est unique et apprécié par les nombreuses personnes hors d'Europe qui attendent de nous que nous apportions notre contribution à la paix et au bien-être du monde, tout comme il sera apprécié de ceux qui viendront [...]après nous. These good qualities are, of course, to be found on all continents, and Europe has learned from them, but the specifically European blend of love of freedom, [...] the striving for truth, solidarity and [...] creative ferment is unique and found to be good by the many outside Europe who expect us to make our contribution to the peace and well-being of the world, just as it will be by those who will come after us. Je suis certain que la générosité des [...] Terre-Neuviens sera grandement appréciée et payée de retour si des réfugiés [...]décident de venir s'établir au Canada. I am sure that the generosity of the people [...] of Newfoundland will be greatly welcomed and will be reciprocated should [...]refugees decide to come [...]to our shores to settle in Canada. matériel n'entrant pas dans le cadre de la garantie et n'ayant pas été révisé durant [...] l'intersaison précédente, nous l'envoyer en [...] port payé et le retour sera effectué port à votre charge et en [...]contre-remboursement. for equipment not covered by the guarantee, and which has not been serviced [...] during the previous off-season, please send it to us [...] carriage paid and we will return it at your expense, cash on delivery. Afin de déterminer la valeur d'utilité des actifs incorporels auxquels il n'est pas possible de rattacher directement des flux de trésorerie indépendants, ceux-ci sont regroupés au sein de l'unité génératrice de trésorerie UGT à laquelle [...] ils appartiennent, ou au [...] regroupement d'UGT au niveau duquel est apprécié le retour sur investissement des acquisitions. To determine the value in use of intangible assets for which it is not possible to determine independent cash flow, the assets are grouped within the [...] Cash-Generating Unit CGU to which they belong or [...] consolidated to the Cash-Generating Unit for which investment return is assessed. Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai. Pepatah ini menuntun kita untuk terus berbuat kebaikan di setiap kesempatan. Sebab, balasan dari baik atau buruknya setiap perbuatan pasti akan kembali kepada pelakunya. Dengan alasan yang sama, berbuat baik, terutama berbagi kebaikan kepada sesama manusia selalu terasa menyenangkan. Dalam siklus saling memberi dan menerima, ada sebuah prinsip penting untuk diterapkan dalam berbuat kebaikan, yakni give and forget atau memberi dan melupakan. Disadari atau tidak, prinsip inilah yang membuat hati kita lebih ringan dan menjaga ketulusan dalam berbagi kebaikan. Karenanya, mari memulai prinsip give and forget dengan mengingat hal-hal berikut agar kita semakin mantap dalam berbuat kebaikan. Kebaikan akan kembali kepada siapa yang melakukannya dengan berbagai cara Tak perlu merasa kecewa, jika kita telah berbuat baik kepada seseorang dan dia tidak lantas melakukan hal yang serupa. Kalau suatu waktu, kita diberi kemampuan untuk membantu teman yang sedang kesulitan keuangan, hilangkan pemikiran bahwa dia juga harus melakukan hal sama untuk kita di kemudian hari. Kebaikan kita tidak mesti kembali dari orang yang sama atau dalam bentuk sama. Ketika kita membantu seorang teman, mungkin saja saudara, tetangga atau teman yang lain hadir di kala kita membutuhkan pertolongan. Bisa juga tanpa kita sadari, selamat dari sebuah kecelakaan atau terhindar dari musibah, menjadi sebuah karma baik karena berbuat baik kepada seseorang. Tidak perlu merasa berjasa “Kamu enggak akan bisa sesukses ini kalau aku enggak bantu skripsi kamu waktu itu.” Mari kita hindari ucapan-ucapan seperti ini. Penting bagi kita untuk menjaga diri dari mengungkit-ungkit kebaikan kita kepada seseorang. Kita tidak jadi mulia dengan menampakkan kebaikan yang telah kita lakukan, apalagi jika sampai mempermalukan orang yang kita bantu. Ketika kita diberi kesempatan untuk turut andil dalam membantu kesuksesan atau kelancaran urusan seseorang, percayalah bahwa itu merupakan satu dari cara Tuhan untuk membantu orang tersebut. Tuhan pula yang menghendaki jalan pertolongan-Nya kepada seseorang, bisa melalui kita atau orang lain. Karenanya, kita tak perlu merasa bahwa kita telah berjasa kepadanya. Lupakan ide menggunakan kebaikan kita untuk “mengikat“ seseorang dengan dalih hutang budi. Berbuatlah sebanyak-banyaknya kebaikan, lalu lupakan Tentunya, prinsip ini membutuhkan latihan, proses dan kesabaran. Namun, sungguh, prinsip inilah yang membuahkan kebahagiaan sejati dari memberi, berbuat dan berbagi kebaikan. Biarlah perbuatan baik yang kita lakukan terlepas dari pemikiran dan penyebab lunturnya ketulusan hati kita, baik yang berasal dari diri kita sendiri, orang yang kita bantu, maupun dari orang lain di sekitar kita. COBALAH kita melempar bola pada dinding. Sekuat apa kita melempar, maka sekuat itu pula bola memantul ke arah kita. Lakukan berulang-ulang. Dan berulang-ulang pula bola itu memantul. Sadar ataupun tidak kehidupan yang kita jalani sekarang ini seperti kita melempar bola pada dinding. Sebesar apa kebaikan yang kita lakukan, sebesar itu juga kebaikan itu kembali ke kita. Sebesar apa keburukan yang kita buat maka sebesar itu juga keburukan itu kembali pada kita. Kita bisa berjalan, lari dan melompat itu bukanlah serta merta keahlian yang diperoleh dalam satu hari. Tapi minggu, bulan dan tahun yang kita lewatkan semasa kecilah yang membuat kita dengan mudah sekarang melakukannya. Orang tua kita mengajarkanya lagi dan lagi. Meski kita terjatuh sekalipun tetap kita diajarkannya untuk berdiri dan berjalan. Tidak perduli sebesar apa luka yang kita peroleh ketika belajar berdiri dan berjalan orang tua kita akan terus mengajarkannya lagi hingga kita bisa seperti saat ini. Berdiri, berjalan dan berlari dengan mudahnya. Kebaikan yang diajarkan orang tua kita adalah kebaikan yang pernah diajarkan kakek dan nenek kita pada orang tua kita. Selanjutnya seperti itu dan kebaikan itu berulang turun temurun. Seberapa baik kita merawat dan memperlakukan anak kita, maka sebaik itu pula mereka akan memperlakukan kita di hari tua nanti. Saya sadar betul pencapaian yang saya capai saat ini adalah hasil dari fikiran, keringat dan usaha yang telah saya keluarkan. Seperti halnya sekuat apa saya melempar bola ke dinding sekuat itu pula bola memantul. Sekuat usaha yang telah saya lakukan maka seperti itu pula hasil yang saya dapatkan. Tentunya ini atas kehendak Allah SWT semuanya. Sadarkah kita jika di sekeliling kita berbuat baik pada kita karena kita berbuat baik pada mereka. Begitupun mereka akan memperlakukan kita dengan tidak baik jika kita memperlakukan mereka dengan tidak baik. Jangan harap Allah SWT akan banyak memberi kemudahan jika kita sering mempersulit orang. Teruslah berbuat baik niscaya orang jahatpun akan berterimakasih. Teruslah memberi niscaya orang kikir pun akan berterimakasih. [] Allah merajai langit dan bumi, dan kita semua akan kembali kepada Allah. Tafsir Surah An-Nuur Ayat 42 Allah Ta’ala berfirman, وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ “ Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali semua makhluk.” QS. An-Nuur 42 Penjelasan ayat Disebutkan dalam ayat ke-42 “Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi.” Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di memberikan keterangan, maksudnya adalah Allah menciptakan langit dan bumi. Allah yang memberikan rezeki pula kepada langit dan bumi. Allah juga yang mengatur langit dan bumi. Allah mengaturnya secara syar’i dan qadari artinya semua harus tunduk pada aturan syariat Allah dan semua yang Allah tetapkan itu pasti terjadi. Di bumi ini tempat kita beramal, sedangkan di akhirat adalah tempat amalan kita itu dibalas. Sehingga dalam lanjutan ayat disebutkan, “dan kepada Allah-lah kembali semua makhluk.” Artinya, kepada Allah tempat kita kembali dan kita akan dibalas. Lihat Tafsir As-Sa’di, hlm. 600-601. Balasan manusia akan nampak pada catatan amal dan timbangan amal Dalil yang menunjukkan adanya timbangan amal pada hari kiamat di antaranya adalah ayat, وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا ۖ وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَاسِبِينَ “Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika amalan itu hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan pahalanya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” QS. Al-Anbiya’ 47 Dalam ayat lainnya disebutkan, فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ , فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ , وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ , فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ , وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ , نَارٌ حَامِيَةٌ “Dan adapun orang-orang yang berat timbangan kebaikannya, Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan kebaikannya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? Yaitu api yang sangat panas.” QS. Al-Qari’ah 6-11 Dalam penjelasan para ulama ada beberapa pendapat manakah yang ditimbang dalam mawazin timbangan pada hari kiamat. Ada beberapa pendapat, yang ditimbang adalah 1 amal itu sendiri, 2 catatan amal, 3 pahala dari amalan, 4 pelaku amal itu sendiri. Lihat Ma’arij Al-Qabul, 31022-1024. Dalil yang menunjukkan bahwa manusia akan menerima catatan amal adalah firman Allah Ta’ala, فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَيَقُولُ هَاؤُمُ اقْرَءُوا كِتَابِيَهْ “Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata “Ambillah, bacalah kitabku ini.” QS. Al-Haqqah 19 Juga dalam ayat, وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيَهْ “Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku ini.” QS. Al-Haqqah 25 Begitu juga yang menerima kitab dari sisi belakang punggungnya seperti disebut dalam ayat, وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ “Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang.” QS. Al-Insyiqaq 10 Juga dalam hadits dari Aisyah radhiyallahu anha, ia ketika itu mengingat neraka, lantas ia menangis. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bertanya saat itu, “Apa yang membuatmu menangis?” Aisyah menjawab, “Aku mengingat neraka lantas aku menangis. Apakah kalian akan mengingat keluarga kalian pada hari kiamat?” Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab, أَمَّا فِي ثَلاَثَةِ مَوَاطِنَ فَلاَ يَذْكُرُ أَحَدٌ أَحَدًا عِنْدَ المِيْزَانِ حَتَّى يَعْلَمَ أَيَخِفُّ مِيْزَانُهُ أَوْ يَثْقُلُ وَعِنْدَ الكِتَابِ حِيْنَ يُقَالُ هَآؤُمُ اقْرَؤُوْا كِتَابِيَهْ حَتَّى يَعْلَمَ أَيْنَ يَقَعُ كِتَابُهُ أَفِي يَمِيْنِهِ أَمْ فِي شِمَالِهِ أَمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِهِ وَعِنْدَ الصِّرَاطِ إِذَا وُضِعَ بَيْنَ ظَهْرَي جَهَنَّمَ “Ada tiga keadaan seseorang tidak akan mengingat siapa pun pada hari kiamat 1 ketika di sisi mizan timbangan, sampai seseorang mengetahui timbangannya ringan ataukah berat; 2 ketika berada pada sisi kitab catatan amal ketika dikatakan Ambillah, bacalah kitabku ini’ sampai ia mengetahui apakah catatannya diambil dari sisi kanan, ataukah sisi kiri, atau dari belakang punggungnya; 3 ketika berada di shirath jembatan yang dibentangkan di atas Jahannam.” HR. Abu Daud, no. 4755; Tirmidzi, no. 2235. Hadits ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani. Baca Juga Faedah Surat Qaaf, Setiap Yang Terucap Akan Masuk Catatan Amal Tentang hisab amal Dalam masalah hisab disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, “Yang dimaksud hisab adalah ditimbangnya amal kebaikan dan kejelekan. Termasuk dalam hal ini ada munaqasyah perhitungan amal baik dan jelek secara rinci. Hisab yang dimaksud sebelumnya adalah penampakan amalan pada pelakunya dan akhirnya ia mengenal amalnya sendiri. Oleh karena itu para ulama Ahlus Sunnah berselisih pendapat mengenai orang kafir, yaitu apakah orang kafir dihisab ataukah tidak. Yang jelas hisab itu ada yaitu amalan itu dihitung dan ditampakkan. Namun hisab bagi orang kafir bukan maknanya kebaikan mereka dibalas pada hari kiamat lalu dibandingkan dengan kejelekannya.” Dar’u Ta’arudh Al-Aql, 5229. Dinukil dari Tafsir Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, 6489. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah di tempat lainnya juga menyatakan, “Setiap hamba pasti memiliki kejelekan. Dalam kehidupan kita selaku hamba pasti punya kekurangan. Seandainya bukan karena pemaafan dari Allah terhadap kesalahan-kesalahan kita dan Allah menerima amal kita, tentu kita akan binasa. Karena dalam hadits disebutkan, “Siapa yang menghadapi munaqasyah perhitungan hisab secara rinci, maka ia tentu akan disiksa. Aisyah mengatakan, Wahai Rasulullah, bukankah Allah mengatakan, “Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata “Ambillah, bacalah kitabku ini.” Inilah yang dimaksud dengan al-ardh penampakan amal. Namun jika amal tersebut nuqisya dihisab rinci tentu akan disiksa.” Jaami’ Ar-Rasail, 1150. Dinukil dari Tafsir Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, 6489 Hisab itu ada dua macam Pertama, hisab ardh. Hisab ini berlaku khusus untuk orang beriman. Ia akan ditanya tentang amalnya, ilmunya, nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya. Ia akan menjawab dengan kokoh, akhirnya nikmat kebaikan berlanjut terus untuknya. Jika ditampakkan baginya dosa, ia mengakuinya dan Allah akan menutupi serta memaafkan kesalahannya. Hisab pertama ini tidak dihitung detail munaqasyah. Ia akan mengambil kitabnya dengan tangan kanannya. Ia akan kembali pada keluarganya dalam keadaan suka cita. Karena ia selamat dari siksa dan diberikan keburuntungan dengan pahala. Inilah yang disebutkan dalam hadits, مَنْ حُوسِبَ عُذِّبَ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ أَوَلَيْسَ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا قَالَتْ فَقَالَ إِنَّمَا ذَلِكِ الْعَرْضُ وَلَكِنْ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ يَهْلِكْ “Barangsiapa yang dihisab, maka ia tersiksa”. Aisyah bertanya, “Bukankah Allah telah berfirman maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah’ QS. Al-Insyiqaq 8” Maka Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Itu baru al-aradh penampakan amal. Namun barangsiapa yang diteliti hisabnya, maka ia akan binasa.” HR. Bukhari, no. 103 dan Muslim, no. 2876 Kedua, hisab munaqasyah. Hisab ini ditujukan pada orang kafir dan ahli maksiat dari orang yang bertauhid. Mereka akan lama hisabnya dan akan berat tergantung pada banyaknya dosanya. Jika itu ahli maksiat dari kalangan ahli tauhid, maka Allah akan masukkan mereka dalam neraka sampai waktu tertentu kemudian keluar, lalu akan masuk dalam surga selamanya. Hisab jenis ini akan dialami oleh orang kafir, munafik, dan pelaku kemaksiatan–semoga Allah melindungi kita–, di mana mereka akan diinterogasi secara teliti atas kenikmatan yang diperoleh semasa di dunia, selain itu terjadi adu argumentasi sehingga Allah pun mendatangkan saksi untuk membatalkan alasan mereka. Lihat Fatawa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 182318. Semoga bermanfaat. Referensi Ma’arij Al-Qabul bi Syarh Sullam Al-Wushul ila Ilmi Al-Ushul fi At-Tauhid. Cetakan kedelapan, Tahun 1432 H. Hafizh bin Ahmad Al-Hakami. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. Tafsir As-Sa’di. Cetakan kedua, Tahun 1433 H. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di. Penerbit Muassasah Ar-Risalah. Tafsir Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Cetakan pertama, Tahun 1432 H. Iyad bin Abdul Lathif bin Ibrahim Al-Qaisi. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. Baca Juga Shalat itu Yang Pertama Kali Akan Dihisab Ya Allah, Hisablah Aku dengan Hisab yang Mudah Diselesaikan menjelang Ashar, 27 Shafar 1441 H, bertepatan dengan 26 Oktober 2019 oleh Muhammad Abduh Tuasikal Artikel

kebaikan akan kembali kepada kita