Ringkasanyang sangat singkat dari cerita rakyat timun mas . Tetapi di kisah aslinya dari jawa Tengah, yang benar adalah jarum. Cerita timun mas dalam bahasa inggris ini berasal dari daerah jawa tengah mengisahkan tentang janda yang menginginkan seorang anak lalu didatangi raksasa yang bisa memberikan anak dengan syarat setelah usianya
Dhewekengarani bocah kasebut Timun Mas. Sawise 17 taun, Raksasa teka kanggo janji kasebut. Pasangan tani kasebut nolak lan njaluk Timun Mas mlayu nggawa 4 barang sekti. Saben raksasa ngoyak, Timun Mas mbuwang obyek kasebut. Pungkasane, raksasa kasebut klelep ing lendhut sing digawe saka obyek gaib iki.
Padahari yang ditentukan, Mbok Srini meminta Timun Mas pergi. Raksasa pun mengejarnya. Timun Mas membuka bungkusan pertama, seketika sekelilingnya menjadi ladang timun dan menghambat sang Raksasa. Begitu akan tertangkap lagi, Timun Mas membuka bungkusan kedua. Dalam sekejap, sekelilingnya menjadi rerimbunan pohon bambu yang runcing. Raksasa terus mengejar meski terluka. Timun Mas membuka bungkusan ketiga.
CeritaRakyat Jawa Tengah : Cerita Rakyat Timun Mas Dongeng timun mas : Perjanjian Dengan Raksasa Mbok Sarni tinggal sebatang kara di hutan yang sepi. Ia sangat menginginkan kehadiran seorang anak. Tiap hari ia tiada henti selalu berdoa, "Tuhan, karuniai seorang anak padaku. Sesungguhnya hidupku sangat sepi.
cerita rencana masa depan setelah lulus sma. Cerita rakyat Timun Mas merupakan cerita rakyat asal Jawa Tengah yang sudah melegenda bahkan menjadi dongeng pengantar tidur secara turun temurun. Cerita rakyat ini sangat menarik dan disukai anak – anak. Selain ceritanya sangat menarik, cerita rakyat Timun Mas juga mengandung pesan moral di dalamnya yang penting dipelajari. Berikut kami ulas informasi tentang cerita rakyat asal Jawa Tengah ini beserta pesan moral yang terkandung di dalamnya, cek yuk! Cerita rakyat Timun Mas bercerita tentang kisah Mbok Sirni yang mendapatkan sebuah biji timun Ajaib dari buto ijo dan kemudian biji tersebut di dalamnya ternyata berisi seorang bayi. Kemudian Mbok Sirni memberikan nama bayi di dalam timun Ajaib tersebut Timun Mas. Berikut kisah singkat tentang Timun Mas Di sebuah desa terdapat seorang janda bernama Mbok Sirni yang ingin memiliki seorang anak. Harapannya jika ia memiliki seorang anak, akan ada yang menemani hidupnya yang sepi dan sekaligus membantunya bekerja. Tuhan memang tidak serta merta memberinya anak sesuai doanya. Namun suatu hari datang seorang raksasa bertubuh besar tinggi yang berjanji akan memberi Mbok Sirni anak. Namun syaratnya, ketika anak tersebut berusia 17 tahun maka anak tersebut harus diserahkan kembali untuk disantap raksasa. Mbok Sirni setuju dengan syarat tersebut tanpa berpikir panjang. Bagi Mbok Sirni yang terpenting saat ini ia bisa memiliki anak. Raksasa kemudian memberikan biji mentimun kepada Mbok Sirni untuk ditanam dan dirawat. Setelah ditanam kurang lebih selama 2 minggu, mentimun tersebut tumbuh besar dan dari pohonnya terdapat sebuah mentimun yang paling menonjol. Mbok Sirni mengambil mentimun yang paling menonjol tersebut. Tanpa di duga, ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi cantik yang kemudian bayi tersebut diberi nama Timun Mas oleh Mbok Sirni. Timun Mas dibesarkan dengan sangat baik oleh Mbok Sirni. Waktu pun berlalu, Timun Mas tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik jelita. Suatu hari kemudian ia didatangi raksasa yang menagih janjinya. Namun saat masa itu tiba, Mbok Sirni merasa takut kehilangan Timun Mas. Mbok Sirni pun mengulur janjinya supaya raksasa datang ke Mbok Sirni dua tahun lagi. Raksasa pun menyetujui karena ia berpikir semakin dewasa maka Timun Mas akan semakin lezat untuk disantap. Suatu malam, Mbok Sirni bermimpi. Di dalam mimpinya tersebut ada seseorang yang memberi petunjuk. Jika Mbok Sirni ingin Timun Mas selamat, maka ia harus datang ke petapa di Gunung Gundul. Tanpa berpikir panjang, Mbok Sirni mencari petapa di Gunung Gundul tersebut. Petapa memberikan Mbok Sirni empat buah bungkusan kecil yang di dalamnya berisi biji mentimun, jarum, garam, dan terasi. Keempatnya merupakan penangkal dari raksasa. Sesampainya di rumah, Mbok Sirni pun memberikan bungkusan tersebut kepada Timun Mas seraya membacakan doa. Paginya, raksasa datang menagih janji karena hari itu sudah tepat dua tahun dari hari yang dijanjikan. Kemudian Mbok Sirni meminta Timun Mas lari dari pintu belakang. Melihat hal tersebut, raksasa berlari mengejar Timun Mas. Dalam pelariannya, Timun Mas teringat dengan keempat bungkusan yang ia simpan. Ia pun menebar bijinya di hutan. Ajaibnya, biji mentimun menjadi ladang mentimun yang berbuah lebat. Raksasa pun memakan buah mentimun di ladang tersebut untuk menambah tenaga. Kemudian Timun Mas menebar jarum dan dalam sekejab, jarum tersebut berubah menjadi pohon bambu yang tinggi dan tajam. Pohon tersebut melukai kaki raksasa namun raksasa terus berusaha mengejar Timun Mas meski dengan kaki yang berdarah – darah. Melihat raksasa yang masih mengejar, Timun Mas membuka bungkusan garam. Kemudian garam tersebut ditaburkan dan seketika hutan menjadi lautan yang luas. Namun raksasa mampu melewatinya. Terakhir, Timun Mas membuka bungkusan terasi dan seketika terbentuklah lautan yang airnya mendidih. Akhirnya raksasa tidak mampu menyelamatkan diri dan ia harus meninggal dan tenggelam dalam lautan mendidih tersebut. Akhirnya pelarian Timun Mas pun membawa hasil. Timun Mas tidak menjadi santapan raksasa dan bisa berkumpul kembali dengan Mbok Sirni. Mereka berdua hidup tenang selamanya. Pesan moral cerita rakyat Timun Mas Setiap manusia akan Tuhan uji dengan berbagai masalah namun setiap masalah yang diberikan Tuhan pasti ada jalan keluarnya. Tidak ada masalah yang tidak akan menemukan jalan keluarnya. Oleh sebab itu sebagai seorang manusia, sudah sepantasnya kita bersabar ketika diberi masalah, tidak mengeluh apalagi menyerah. Ketika masalah datang teruslah berusaha dan berdoa karena Tuhan akan membantu hambanya yang tidak pantang menyerah. Selain Timun Mas, cerita rakyat asal Jawa Tengah sebenarnya cukup banyak. Kalau Anda ingin tahu apa saja cerita rakyat asal Jawa Tengah selain Timun Mas, baca Cerita Rakyat Jawa Tengah Terpopuler Selain Timun Mas Baca juga Mengintip Cerita Rakyat Dari Jawa Tengah yang Populer Itulah sedikit informasi yang kami dapat bahas kali ini terkait cerita rakyat Timun Mas dan pesan moralnya. Semoga kita bisa mengambil pesan baik yang terkandung dari cerita rakyat yang kita bahas kali ini.
Ada banyak cerita pengantar tidur yang bisa jadi dongeng sebelum tidur untuk anak. Salah satu yang sangat terkenal adalah cerita rakyat Timun Mas. Kali ini kita akan membagikan versi cerita rakyat Timun Mas singkat yang bisa didongengkan untuk si buah hati. Seperti apa kisahnya? Yuk langsung simak cerita lengkapnya di bawah ini tentang Timun Mas. Let’s check these out! Cerita rakyat Timun Mas sebenarnya hadir dalam beberapa versi. Versi yang pertama, baca Cerita Pendek Dongeng Timun Mas dan Raksasa Versi yang kita bahas dalam cerita rakyat Timun Mas singkat ini adalah tentang kehidupan seorang janda bernama Mbok Sirni atau ada juga yang menyebut sebagai Mbok Srini. Kita panggil Mbok Srini saja ya! Berikut kisahnya Di sebuah desa di Jawa Tengah, seorang janda bernama Mbok Srini berdoa untuk memiliki anak agar hari – harinya tidak membosankan karena ada yang menemaninya. Suatu malam, Mbok Srini bermimpi bahwa ada seorang raksasa yang menyuruhnya pergi mengambil bungkusan dibawah pohon besar yang ada di hutan tempatnya biasa mencari kayu bakar. Ketika terbangun di pagi hari, Mbok Srini merasa mimpi tersebut bukan sembarang mimpi akhirnya ia pergi ke suatu tempat yang ditunjukkannya dalam mimpi tersebut. Setibanya di sana, ia menemukan biji timun. Di sana juga ada raksasa yang menunggunya. Raksasa tersebut berkata “Tenang, jangan takut padaku. Ambil biji timun tersebut dan tanam di kebun rumahnya. Nanti di salah satu buahnya akan muncul seorang anak perempuan. Rawatlah ia namun jika sudah dewasa, kamu harus memberikan anak itu kembali padaku sebagai santapanku”. Mbok Srini terdiam namun mengambil biji timun tersebut sembari berharap ucapan raksasa tersebut benar bahwa nanti akan ada timun besar berisi bayi. Seiring berjalannya waktu, biji timun tumbuh menjadi pohon besar dan membuahkan banyak buah timun. Ada satu timun besar yang menyita perhatian Mbok Srini dan ketika dibuka memang berisi bayi. Mbok Srini sangat senang karena itu artinya sekarang ia tak akan sendirian lagi. Waktu berjalan cepat, anak yang dirawat Mbok Srini tumbuh besar. Mbok Srini takut karena itu artinya sebentar lagi raksasa akan mengambil gadis itu. Benar saja, suatu hari Mbok Srini bermimpi. Raksasa berpesan dalam mimpi Mbok Srini akan mengambil si gadis Timun Mas satu minggu lagi. Mbok Srini yang belum rela membuat rencana. Mbok Srini bertemu seseorang di gunung yang kemudian memberikannya bungkusan – bungkusan berisi biji timun, jarum, garam dan terasi. Seseorang itu menyuruh Mbok Srini memberikannya kepada Timun Mas dan kalau raksasa mengejarnya isi bungkusan itu harus disebarkan. Hari dimana raksasa menjemput pun datang. Mbok Srini meminta Timun Mas berlari dari halaman belakang rumah. Raksasa yang tahu hal itu terjadi langsung mengejarnya. Timun Mas menaburkan biji dan biji tersebut berubah menjadi ladang mentimun yang menjalar dan melilit tubuh raksasa. Namun raksasa mampu melepaskan diri dari lilitan pohon di ladang timun. Timun Mas pun berlari dan menaburkan jarum. Jarum tersebut dalam sekejab berubah menjadi pohon bambu yang tinggi dan runcing. Namun raksasa mampu melewatinya. Timun Mas membuka bungkusan ketiga berisi garam dan menebarkannya. Garam tersebut berubah menjadi lautan luas dan dalam. Namun raksasa masih bisa melewatinya dengan mudah. Bungkusan terakhir berisi terasi kemudian ditebarkan Timun Mas dan berharap cara ini berhasil membuat Timun Mas tidak dikejar raksasa lagi. Benar saja, terasi tersebut berubah menjadi lautan lumpur yang mendidih dan akhirnya raksasa kepanasan hingga akhirnya tenggelam di lautan lumpur panas tersebut dan tewas. Timun Mas pun pulang dengan selamat dan hidup Bahagia bersama dengan Mbok Srini. Mengenai pesan moral Timun Mas seperti apa, baca Cerita Rakyat Timun Mas dan Pesan Moralnya Selain cerita rakyat Timun Mas yang berasal dari Jawa Tengah, ada cerita rakyat lain yang bisa dijadikan dongeng pengantar tidur untuk anak dari Jawa Tengah. Baca Cerita Rakyat Jawa Tengah Terpopuler Selain Timun Mas Itulah cerita rakyat Timun Mas singkat yang dapat jadi pengantar tidur si kecil. Ambil juga pesan moral yang sangat bagus dari cerita – cerita pengantar tidur yang ada. Tingkatkan daya kreativitas dan imajinasi anak lewat cerita pengantar tidur yang didongengkan. Navigasi pos
MALANG TERKINI - Timun Mas adalah salah satu cerita rakyat nusantara asal Jawa Tengah yang dinilai kaya pesan moral. Seperti apa ceritanya apabila ditulis menggunakan bahasa Jawa non krama inggil? Nah, Malang Terkini akan menyajikan contoh cerita rakyat Timun Mas menggunakan bahasa Jawa non krama inggil. Namun, pelajari beberapa informasi menarik berikut ini terlebih dahulu. 1. Kisah yang Diangkat dalam Cerita Rakyat Timun Mas Kisah yang diangkat dalam cerita ini pada mulanya menyorot tentang kehidupan Mbok Srini, janda tua yang ingin memiliki anak, sehingga setiap hari ia berdoa kepada Tuhan agar dikaruniai seorang anak untuk mengusir kesepiannya. Baca Juga Cerita rakyat NTT, Legenda Bukit Fafinesu di Kabupaten Tengah Utara Lengkap dengan Pesan Moralnya Tidak disangka, pada akhirnya keinginan Mbok Srini terkabul lewat cara yang tidak biasa. Raksasa seram menemuinya dan berkata kepadanya bahwa ia bisa saja memiliki anak asalkan ia bersedia terikat dengan syarat yang diberikan oleh raksasa. Syaratnya adalah mau menanam biji mentimun pemberian raksasa dan memperhatikan pertumbuhannya. Kelak, kata raksasa, ada bayi yang berada dalam buah mentimun yang paling besar. Mbok Srini harus merawat bayi itu dan mengembalikannya saat berusia enam tahun. Setelahnya, kisahnya menyorot tentang usaha Mbok Srini agar raksasa tidak bisa mengambil anak itu kembali. Editor Ratna Dwi Mayasari Tags Terkini
Ilustrasi ibu membacakan dongeng untuk anak Foto ShutterstockCerita rakyat Timun Mas singkat bisa jadi pilihan tepat dongeng pengantar tidur untuk anak. Timun Mas menjadi salah satu kisah populer yang sampai saat ini masih kerap diceritakan Mas merupakan cerita rakyat yang berasal dari Jawa Tengah. Cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis cantik pemberani, yang berhasil menyelamatkan diri dari kejaran raksasa bagaimana cara Timun Mas menghadapi raksasa tersebut? Kamu bisa mengikuti kisahnya pada dongeng cerita rakyat Timun Mas singkat berikut yang dikutip dari buku Kumpulan Cerita Rakyat 33 Provinsi karya Yustitia Angelia Cerita Rakyat Timun Mas SingkatKisah bermula pada zaman dahulu, hidup seorang janda tua yang tinggal sebatang kara pada sebuah desa setelah suaminya meninggal. Ia bernama Mbok kesepian, ia sangat mendambakan kehadiran seorang anak di hidupnya. Tak henti-henti Mbok Rondo berdoa agar dapat diberikan seorang anak. Hingga suatu ketika, ia bertemu dengan raksasa yang dapat mengabulkan permohonan Mbok Rondo untuk memiliki anak. Namun dengan syarat, ketika dewasa, anak itu harus diserahkan kembali pada raksasa yang ingin menjadikannya sebagai santapan. Mbok Rondo pun menyetujui hal tersebut karena keinginannya begitu besar untuk memiliki anak. Raksasa tersebut kemudian memberinya biji mentimun agar ditanam dan sangka, beberapa waktu kemudian, buah ketimun yang ditanamnya tumbuh sangat besar dan berkilau seperti emas. Perlahan, Mbok Rondo membelahnya, dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui isi mentimun tersebut adalah seorang bayi cantik. Rasa bahagia menyelimuti hati Mbok Rondo, yang kemudian memberi nama bayi tersebut sebagai Timun Mas. Waktu berlalu, Timun Mas tumbuh menjadi gadis cantik nan jelita, juga anak yang penurut dan sangat disayangi Mbok hari, raksasa datang menagih janjinya. Di tengah ketakutan, Mbok Rondo berhasil mengulur waktu dengan meminta kepada raksasa untuk datang dua tahun lagi, saat usia Timun Mas 17 Rondo mengatakan, saat ini Timun Mas masih sangat kecil dan dagingnya tidak akan enak untuk disantap. Raksasa pun menyetujuinya karena berpikir hal yang serupa. Tak terasa, waktu semakin dekat menuju Timun Mas berusia 17 tahun. Suatu hari Mbok Rondo mendengar suara gaib dalam mimpinya. “Hai Mbok Rondo, kalau kau ingin anakmu selamat, mintalah bantuan kepada seorang pertapa di bukit Gandul.”Karena tidak ingin Timun Mas jadi santapan raksasa, Mbok Rondo segera menemui pertapa. Sang pertapa memberikan empat bungkusan yang isinya biji timun, jarum, garam, dan terasi. Ia menjelaskan khasiat benda-benda itu kepada Mbok di rumah, ia menceritakan rahasianya selama ini kepada Timun Mas. Ia juga memberikan pemberian pertapa itu kepada anak tercintanya itu. Keesokan harinya, raksasa datang untuk menagih janji Mbok Rondo. Mbok rondo segera menyerahkan bungkusan yang diberi pertapa kepada Timun Mas dan menyuruhnya kabur lewat pintu yang mengetahui Timun Mas kabur, akhirnya mengejar gadis tersebut. Dalam pelariannya, ia menebar biji mentimun di hutan. Ajaib, biji mentimun berubah menjadi ladang mentimun yang lebat buahnya. Raksasa pun langsung melahap buah-buah tersebut yang menambah tenaganya. Berhasil melewatinya, raksasa kembali mengejar Timun Mas. Di saat bersamaan, Timun menyebarkan jarum di atas tanah. Jarum-jarum itu berubah menjadi hutan bambu yang lebat. Raksasa berusaha menembusnya, meski harus melukai tubuhnya karena tergores dan tertusuk bambu. Berhasil melewati hutan bambu, ia terus mengejar Timun Mas. Timun Mas segera membuka bungkusan garam. Seketika butiran garam itu berubah menjadi lautan. Namun, lagi-lagi raksasa mampu melewatinya dan terus mengejar Timun Mas. Hingga tersisa satu bungkusan terakhir yang berisi terasi. Timun Mas segera membukanya dan seketika terbentuklah lautan lumpur yang pun terjebak dalam lumpur dan tubuhnya perlahan tenggelam. Timun Mas pun merasa lega karena raksasa tersebut akhirnya sirna dan ia bisa kembali ke rumah untuk menemani sang Timun sampai ke rumah dengan selamat, dan hidup bahagia dengan Mbok Rondo.
Cerita Rakyat Timun Mas yang diposting saat ini merupakan versi ketiga dari dongeng Timun Mas yang merupakan Cerita Rakyat Jawa Tengah. Cerita Rakyat Timun Emas memang sangat disukai dan sangat populer, kisah nya bahkan diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Anda akan dengan mudah mendapatkan cerita rakyat timun mas dalam bahasa inggris. Bahkan dongeng timun emas sudah ada yang membuat aplikasi untuk digunakan dikomputer dan smartphone. Bagi adik-adik yang belum pernah mendengar dongeng ini, selamat membaca cerita dongeng timun mas ini hingga selesai. Dongeng timun mas Perjanjian Dengan Raksasa Mbok Sarni tinggal sebatang kara di hutan yang sepi. Ia sangat menginginkan kehadiran seorang anak. Tiap hari ia tiada henti selalu berdoa, “Tuhan, karuniai seorang anak padaku. Sesungguhnya hidupku sangat sepi. Jika engkau mengaruniai aku seorang anak tentunya aku akan semakin bersyukur dan taat kepadamu.” Cerita Rakyat Timun Emas Suatu hari, raksasa yang kebetulan lewat mendengar doa Mbok Sarni. Dengan suaranya yang menggelegar, raksasa itu bertanya, “Hei wanita tua! Apakah kau sungguh-sungguh menginginkan seorang anak?” Mbok Sarni terkejut. Dengan gemetar, ia menjawab, “Benar sekali. Aku mendambakan seorang anak yang bisa menemaniku. Namun sepertinya hal itu tak mungkin, usiaku sudah tua, dan suamiku telah meninggal.” “Ha… ha… ha… aku bisa mengabulkan keinginanmu dengan mudah, tapi tentu ada syaratnya. Apakah kau bersedia?” tanga si raksasa. “Baiklah, aku bersedia,” sahut Mbok Sarni menjawab walau hatinya takut melihat sosok raksasa yang besar dan seram. “Peliharalah anak yang kuberikan padamu nanti. Beri ia makan yang bangak supaya gemuk. Aku akan menjemputnya saat ia berusia 6 tahun.” Ucap si Raksasa menggelegar. “Menjemputnya? Untuk apa?” tanya Mbok Sarni heran. “Tentu saja untuk kumakan. Anak yang gemuk adalah hidangan yang paling aku sukai. Ha… ha… ha…”, raksasa tergelak. Suaranya menggelegar menggetarkan hutan yang tadinya sepi. Tidak ada pilihan lain, Mbok Sarni menerima syarat tersebut. Raksasa itu memberinya segenggam biji mentimun untuk ditanam. Cerita Rakyat Timun Mas Mbok sarni pun mengikuti saran si Raksasa untuk menanam biji mentimun yang didapatkanya. Biji itu tumbuh dan berbuah dalam waktu singkat, dalam beberapa hari saja pohon mentium tumbuh dengan buahnya yang sangat besar siap untuk dipanen. Betapa terkejutnya Mbok Sarni ketika sedang memetik salah satu mentimun, di hadapannya terdapat bayi perempuan yang cantik. Bayi itu dinamai Timun Mas, karena ia lahir dari mentimun yang berwarna keemasan. Hari ini Timun Mas genap berusia 6 tahun. Mbok Sarni ingin memasak nasi kuning sebagai ucapan syukur. Ketika ia sedang sibuk di dapur, Bumi bergetar. Buumm… bumm… buumm… seperti langkah kaki raksasa. “Gawat, raksasa itu sudah datang. Untung Timun Mas sedang pergi. Aku harus mencari akal untuk mengusir raksasa itu,” kata Mbok Sarni dalam hati “Hai, Ibu Tua… keluarlah! Mana anakmu?” teriak raksasa itu. Mbok Sarni cepat keluar menghampiri si Raksasa, “Sabar, aku akan menyerahkannya padamu, tapi apakah kau mau? Tubuhnya masih kecil dan kurus, aku rasa ia belum cukup lezat untuk kau makan,” “Hah? Berarti kau tidak menjaganya dengan balk! Mana anak itu?” teriak raksasa lagi. “Ia sedang pergi. Percayalah padaku, kembalilah dua tahun lagi, aku jamin ia sudah gemuk,” jawab Mbok Sarni. Raksasa itu percaya pada perkataan Mbok Sarni. “Dua tahun bukanlah waktu yang lama,” pikirnya. Sepeninggal raksasa, Mbok Sarni mencari akal untuk menyelamatkan Timun Mas. Ia juga berdoa supaya Tuhan memberinya jalan keluar. Suatu malam, Tuhan menjawab doanya. Mbok Sarni bermimpi bertemu dengan seorang pertapa di gunung. Pertapa itu menguruh Timun Mas untuk menemuinya. Ia akan menolong Timun Mas. Saat Mbok Sarni terbangun, ia merasa tak ada salahnya untuk mencari pertapa itu. Ia lalu menceritakan semuanya pada Timun Mas, termasuk perjanjiannya dengan raksasa. Timun Mas memang anak pemberani, ia tak takut ketika tahu bahwa raksasa akan menyantapnya. Timun Mas bertekad untuk menemui pertapa di gunung. Sebelum berangkat, ia memohon restu pada ibunya. Setelah berhari-hari mendaki, Timun Mas akhirnya mencapai puncak gunung. Ia melihat seorang lelaki tua berambut putih dan berjubah putih. “Permisi, Kek. Namaku Timun Mas. Ibuku bilang, Kakek akan membantuku melawan raksasa jahat yang hendak menyantapku,” sapa Timun Mas. “Oh, kau yang bernama Timun Mas? Ya, aku memang mendatangi ibumu lewat mimpi. Cucuku, jika raksasa itu kembali, berlarilah dengan kencang,” pesan si pertapa itu. “Langkah kakinya lebar, aku pasti mudah tertangkap,” kata Timun Mas heran. Dongeng Timun Mas “Ambillah empat buah bungkusan kecil ini. Lemparkan satu persatu ketika kau melarikan diri,” jawab pertapa itu dengan tegas. Timun Mas paham. Ia lalu pamit pulang. Dua tahun berlalu. Saatnya raksasa kembali untuk mengambil Timun Mas. Benar saja, tiba-tiba terdengar langkah kaki dan teriakan menggelegar, “Mbok Sarni! Mana anakmu? Aku sudah lapar!” teriaknya. “Kumohon, jangan makan dia,” pinta Mbok Sarni. “Enak saja. Kau sudah berjanji, kau tak boleh mengingkarinya!” jawab raksasa. Dengan terpaksa, Mbok Sarni membawa Timun Mas menemui raksasa itu. Timun Mas berbisik padanya, “Jangan khawatir, Bu.” “Hahaha… wah… ibumu benar-benar merawatmu dengan baik. Badanmu cukup berisi, pasti dagingmu nikmat sekali.” Timun Mas menjawab, “Dasar raksasa rakus, makanlah aku jika bisa!” Setelah berkata demikian, Timun Mas lari sekencang-kencangnga. Dengan marah, raksasa itu segera mengejarnya. Timun Mas terus berlari dan berlari. Namun, ia mendengar Iangkah kaki raksasa itu semakin mendekat. Timun Mas segera membuka bungkusan pemberian kakek pertapa itu. Bungkusan pertama, ternyata berisi biji mentimun. Ia melemparkannya ke arah raksasa. Keajaiban pun terjadi. Biji mentimun itu berubah menjadi ladang timun yang buahnya sangat banyak. Langkah raksasa tertahan oleh ladang timun itu. Dengan susah payah ia harus melewati rintangan dan batang-batang pohon yang meliliti tubuhnya. Namun, ia berhasil meloloskan diri. Ia bertambah marah. Timun Mas menoleh ke belakang, “Gawat, ia berhasil lolos. Aku harus segera membuka bungkusan kedua,” pikirnya. Bungkusan kedua itu berisi jarum. Timun Mas melemparkan jarum- jarum itu. Apa yang terjadi? Jarum-jarum itu berubah menjadi pohon-pohon bambu yang tinggi dan berdaun lebat. Raksasa harus bekerja keras menerobos pohon-pohon bambu itu. Badannya terluka karena tergores batang-batang bambu. Meskipun tubuhnya berdarah, ia pantang menyerah. Justru larinya semakin kencang setelah berhasil melewati hutan bambu yang dibuat Timun Mas. Ia kesal karena dipermainkan oleh Timun Mas. Timun Mas membuka bungkusan ketiga. Sambil terus berlari, ia me lemparkan isi bungkusan itu, yaitu garam. Lagi-lagi keajaiban terjadi. Ga ram itu berubah menjadi lautan yang luas. Namun, lautan itu tak menjadi penghalang bagi raksasa. Ia berenang melintasi lautan itu, dan berhasil mencapai tepi. Raksasa mulai kelelahan, tapi mengingat lezatnya daging Timun Mas, ia kembali bersemangat berlari. Timun Mas ketakutan melihat kekuatan raksasa itu. Bungkusan ter akhir adalah harapan satu-satunya. Sambil berdoa, Timun Mas membuka bungkusan keempat. Isinya terasi. Sekuat tenaga, Timun Mas melemparkan terasi itu ke arah raksasa. Apa yang terjadi? Terasi itu berubah menjadi lautan lumpur yang panas mendidih. Raksasa yang berlari kencang tak dapat menghentikan langkahnya. Ia pun terperosok ke dalam lumpur. Ia berteriak dan meronta. Namun semakin ia meronta, semakin dalam lumpur itu mengisap tubuhnya. Ia akhirnya tenggelam ke dalam lumpur panas. Timun Mas menghentikan langkahnya. Ia lega karena berhasil menyelamatkan diri. Dengan kelelahan ia berjalan pulang ke rumahnya. Mbok Sarni, yang terus menangis sepeninggal Timun Mas, sangat bahagia melihat kepulangan putrinya. Mereka berpelukan dan mengucap syukur pada Tuhan atas pertolonganNya. Sejak saat itu, Mbok Sarni hidup bahagia bersama Timun Mas. Pesan moral dari Cerita Rakyat Jawa Tengah Cerita Rakyat Timun Mas untukmu adalah Jangan berjanji jika kau merasa tidak mampu untuk memenuhinya. Orang akan marah, jika kau ingkar janji padanya. Baca versi lain dari cerita anak timun mas yang ada di blog ini yaitu Dongeng Legenda Jawa Tengah Cerita Timun Mas dan Timun Emas – Cerita Rakyat Jawa Tengah
cerita rakyat timun mas dalam bahasa jawa singkat